Tampilkan postingan dengan label Bahasa C. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa C. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Agustus 2011

Bahasa C : Contoh Program data mahasiswa


#include
#include
#include

void main()
{
struct mhs
{
char npm[9];
char nama[25];
char kelas[30];
int UTS, UAS, total;

} pmhs[10];

int i,n;

clrscr();
printf("Program Data Mahasiswa \n");
printf("---------------------- \n\n");
printf("Masukkan Banyaknya Data : ");
scanf("%d",&n);
printf("\n");

for (i=0; i
{
printf("Input Data Mahasiswa Ke-%d\n",i+1);
printf("Nama Anda : ");
scanf("%s",&pmhs[i].nama);
printf("NPM Anda : ");
scanf("%s",&pmhs[i].npm);
printf("kelas anda : ");
scanf("%s",&pmhs[i].kelas);
printf("Nilai UTS : ");
scanf("%d",&pmhs[i].UTS);
printf("Nilai UAS : ");
scanf("%d",&pmhs[i].UAS);
pmhs[i].total= (pmhs[i].UTS * 0.70) + (pmhs[i].UAS * 0.30) + 1;
printf("\n\n");
}
printf("Pencet sembarang tombol !");
getch();
clrscr();
printf(" Output Data Mahasiswa \n\n");
printf("=============================================================\n");
printf("No. Nama NPM Kelas UTS UAS TOTAL\n");
printf("=============================================================\n");
for (i=0; i
{
gotoxy(2, i+6); printf("%d.",i+1);
gotoxy(7, i+6); printf("%s",pmhs[i].nama);
gotoxy(22, i+6); printf("%s",pmhs[i].npm);
gotoxy(33, i+6); printf("%s",pmhs[i].kelas);
gotoxy(45, i+6); printf("%d\n",pmhs[i].UTS);
gotoxy(51, i+6); printf("%d\n",pmhs[i].UAS);
gotoxy(57,i+6);; printf("%d\n",pmhs[i].total);
}
printf("=============================================================\n");
getch();
}


Tags : Bahasa C, C, Program C, Data Mahasiswa, Data , Mahasiswa

Senin, 08 Agustus 2011

Bahasa C : Program Bubble Sort

#include
#include

void main(){
int bil[5]={5,3,2,1,4};
int j,i,temp;
for(i=0;i<5;i++) j="0;j<4;j++)" i="0;i<4-j;i++)">bil[i+1])
{temp=bil[i];
bil[i]=bil[i+1];
bil[i+1]=temp;
}
}
}
for(i=0;i<5;i++)
printf("%d ",bil[i]);
getch();
}

Tags : Bubble Sort, Sort, Sorting, Bahasa C, 

Kamis, 28 Juli 2011

Bahasa C : Program Mencari Bilangan Faktorial

Berikut ini adalah contoh mencari bilangan faktorial.
 
1. main() {
2. int i,n,hasil;
3. clrscr();
4.
5. printf("Masukkan bilangan faktor ?"); scanf("%i",n);
6. for(i=1;i<=n;i++) hasil=i*hasil;
7. printf("Faktor dari %i = %i",n,hasil);
8.
9. getch();
10. return(0);
11. }

Tags : Faktorial, Bahasa C,

Bahasa C : Program Penjualan Tiket Bioskop

 Berikut ini adalah contoh program penjualan tiket bioskop.

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
main()
{ char kode,waktu,jawab,nama_film[20],nama_pen[10];
float harga,beli,bayar,pot,ppn,total,u_byr,u_kmb;
film:
clrscr ();
gotoxy(17,1);printf("******Bioskop X******");
gotoxy(15,4);printf("Nama Penonton : ");scanf("%s",&nama_pen);
gotoxy(15,5);printf("Kode Theater [1/2/3] : ");scanf("%s",&kode);
gotoxy(15,7);cout<<"Waktu Tayang [P/S/M] : ";cin>>waktu;
if(kode==’1′)
{ strcpy(nama_film,"Tusuk Jaelangkung");
if(waktu==’p'||waktu==’P')
harga=17500;
else if(waktu==’s'|| waktu==’S')
harga=20000;
else
harga=22500;
}
else if(kode==’2′)
{ strcpy(nama_film,"Harry Potter");
if(waktu==’p'||waktu==’P')
harga=18000;
else if(waktu==’s'|| waktu==’S')
harga=20000;
else
harga=25000;
}
else
{ strcpy(nama_film,"2012");
if(waktu==’p'||waktu==’P')
harga=20000;
else if(waktu==’s'|| waktu==’S')
harga=22500;
else
harga=25000;
}
gotoxy(15,6);printf("Nama Film : %s",nama_film);
gotoxy(15,8);printf("Harga Tiket : %.0f",harga);
gotoxy(15,9);printf("Jumlah Pembelian Tiket : ");scanf("%f",&beli);
gotoxy(15,10);printf("********************************");
bayar=harga*beli;
if(beli>=5)
pot=0.10*bayar;
else
pot=0;
ppn=0.5*bayar;
total=(bayar-pot)+ppn;
gotoxy(15,11);printf("Pembayaran : %.0f",bayar);
gotoxy(15,12);printf("Potongan : %.0f",pot);
gotoxy(15,13);printf("PPN : %.0f",ppn);
gotoxy(15,14);printf("Total Bayar : %.0f",total);
gotoxy(15,15);printf("********************************");
lagi:
gotoxy(15,16);printf("Uang Bayar : ");cin>>u_byr;
if (u_byr<total)
{goto lagi;
u_byr=0 ;
printf("%d",u_byr) ;
}
else
u_kmb=u_byr-total;
gotoxy(15,17);printf("Uang Kembali : %.0f",u_kmb);
gotoxy(13,19);printf("Terima kasih");
gotoxy(15,22);printf("Input Data Lagi [Y/T] :");jawab=getche();
if(jawab==’Y'||jawab==’y')
goto film ;
getche();
keluar:
}

Tags : Bahasa C, Contoh Program Bahasa C, Penjualan Tiket Bioskop, Tiket, Bioskop, C, C++

Pengenalan Bahasa C

Bahasa pemrograman C merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer. Dibuat pada tahun 1972 oleh Dennis Ritchie untuk Sistem Operasi Unix di Bell Telephone Laboratories.
Meskipun C dibuat untuk memprogram sistem dan jaringan komputer namun bahasa ini juga sering digunakan dalam mengembangkan software aplikasi. C juga banyak dipakai oleh berbagai jenis platform sistem operasi dan arsitektur komputer, bahkan terdapat beberepa compiler yang sangat populer telah tersedia. C secara luar biasa mempengaruhi bahasa populer lainnya, terutama C++ yang merupakan extensi dari C.

Tags : Belajar Bahasa C, Pengantar, Pengenalan, Bahasa C

Minggu, 24 Juli 2011

Bahasa C : Program deret fibonacci function

#include<stdio.h>
#include<stdlib.h>
int fibonacci(int x, int y,int z);
int main()
{
    int result2=0;
    int m,n,p;
    scanf("%d",&p);
         result2=fibonacci(m,n,p);
    system("pause");
}

int fibonacci(int x, int y,int z)
{
    int result=0;
    int count=1;
    x=0;
    y=1;
    printf(" %d ",y);
    for(count=1;count<=z-1;count++)
    {
         result=x+y;
         printf(" %d ",result);
         x=y;
         y=result;
    }
    return result;
}
 
Tags : Fibonacci, function, function fibonacci





Bahasa C : Program deret fibonacci tanpa function

#include<stdio.h>
int main()
{
    long a,i=1,j=0,hasil;
    int input;
    scanf("%d",&input);
    for(a=1;a<=input;a++)
    {
      hasil=i+j;
      printf("%ld ",hasil);
      i=j;
      j=hasil;                                 
    }
    getch();
    return 0;   
} 


 


Tags : Deret fibonacci, function, deret, fibonacci, 


contoh program, bahasa c 

Bahasa C++ : Program mencari bilangan prima

#include<stdio.h>
main()
{
int x,i,count=0;
printf("\nMasukkan sebuah angka : ");
scanf("%d",&x);
for(i=2;i<=x/2;i++)
{
if(x%i==0)
count++;
}
if(count>0 || x<2)
printf("\n%d bukan bilangan prima\n",x);
else
printf("\n%d bilangan prima\n",x);
}



Tags : Bilangan prima bahasa c, program bilangan prima, c, c programming

Jumat, 22 Juli 2011

Contoh Program Bahasa C : Kalkulator Sederhana


#include<stdio.h>
void main()
{
float x,y,tambah,kurang,kali,bagi;
int a,b,sisabagi;
printf(“\tProgram Kalkulator Sederhana\n”);

printf(“Input bilangan ke-1: “);   /*proses untuk memasukan bilangan*/
scanf(“%f”,&x);
printf(“Input bilangan ke-2: “);
scanf(“%f”,&y);
a=x;                /*a diberi nilai x untuk nilai int*/
b=y;                /*b diberi nilai y untuk nilai int*/
tambah=x+y;         /*rumus/proses pertambahan*/
kurang=x-y;         /*rumus/proses pengurangan*/
kali=x*y;           /*rumus/proses perkalian*/
bagi=x/y;           /*rumus/proses pembagian*/
sisabagi=a%b;       /*rumus/proses sisabagi*/
printf(“\nHasil %.1f  +  %.1f : %.1f”,x,y,tambah);
printf(“\nHasil %.1f  -  %.1f : %.1f”,x,y,kurang);
printf(“\nHasil %.1f  X  %.1f : %.1f”,x,y,kali);
printf(“\nHasil %.1f  :  %.1f : %.2f”,x,y,bagi);
printf(“\nHasil %.i   mod %.i   : %i”,a,b,sisabagi);
}

Tags : Bahasa C, Program Kalkulator

Reserved Keyword (Kata kunci dalam bahasa C)


Bahasa C mempunyai sedikit kata kunci yaitu 32 kata kunci :
auto     double    int         struct
break    else      long        switch
case     enum      register    typedef
char     extern    return      union
const    float     short       unsigned
continue for       signed      void
dDefault goto      sizeof      volatile
do       if        static      while

Tags : Kata Kunci, Reserved Keyword, Keyword, 

Elemen Dasar Bahasa C


Pengenal  (identifier)  
Merupakan nama yang digunakan sebagai tempat untuk variabel, fungsi dan konstanta yang didefinisikan oleh programmer.
Beberapa ketentuan khusus mengenai nama variabel:
a.      Tidak boleh diawali dengan angka
b.      Harus diawali dengan huruf atau karakter garis bawah (_) selanjutnya dapat diikuti huruf atau angka
c.       Tidak boleh menggunakan operator aritmatika seperti +,-,/,* dan karakter khusus seperti ;,#,@,$ dsb
d.     Tidak diperbolehkan menggunakan spasi jika terdiri dari dua kata atau lebih
e.      Tidak boleh menggunakan kata-kata yang telah memiliki arti khusus dalam bahasa C
f.        Panjang maksimum 32 karakter, jika lebih otomatis sistem hanya tetap mengenal 32 karakter

Tags : Belajar Bahasa C, Identifier, Pengenal

Kamis, 21 Juli 2011

Struktur Data Bahasa C


Struktur Data dengan Bahasa C

BAB I : Array
Array adalah kumpulan data bertipe sama yang menggunakan nama sama. Dengan menggunakan array, sejumlah variabel dapat memakai nama yang sama. Antara satu variabel dengan variabel lain di dalam array dibedakan berdasarkan subscript. Sebuah subscript berupa bilangan di dalam kurung siku.


BAB II : Dasar String

String sangat memudahkan tugas pemogram. Dengan menggunakan string, pemogram dapat menampilkan pesan kesalahan, menampilkan prompt bagi masukan keyboard ataupun memberikan informasi pada layar dengan mudah.
Seperti halnya tipe data yang lain, string dapat berupa konstanta atau variabel. Konstanta string sudah biasa anda sertakan pada program. Misalnya pada pernyataan :
cout << “C++”<<endl;
terdapat konstanta string “C++”. Tetapi sejauh ini, variabel string belum diperkenalkan.

BAB III : Pointer

Pointer adalah variable yang berisi alamat memory sebagai nilainya dan berbeda dengan variable biasa yang berisi nilai tertentu. Dengan kata lain, pointer berisi alamat dari variable yang mempunyai nilai tertentu.

BAB IV : Struktur
Struktur adalah sekumpulan variabel yang masing-masing dapat berbeda tipe, dan dikelompokkan ke dalam satu nama (menurut Pascal, struktur juga dikenal sebagai record). Struktur membantu mengatur data-data yang rumit, khususnya dalam program yang besar, karena struktur membiarkan sekelompok variabel diperlakukan sebagai satu unit daripada sebagai entity yang terpisah.

Salah satu contoh struktur tradisional adalah record daftar gaji karyawan, dimana karyawan digambarkan dengan susunan lambang seperti nama, alamat, nomor jaminan sosial, gaji dan sebagainya. Beberapa dari lambang tersebut biasanya berupa struktur, nama mempunyai komponen begitu juga alamat dan gaji.

Struktur ini sering digunakan untuk mendefinisikan suatu record data yang disimpan di dalam file. Struktur termasuk ke dalam tipe data yang dibangkitkan (derived data type), yang disusun dengan menggunakan obyek tipe lain.

BAB V : Sort (Sorting)

Sort adalah suatu proses pengurutan data yang sebelumnya disusun secara acak atau tidak teratur menjadi urut dan teratur menurut suatu aturan tertentu.

Biasanya pengurutan terbagi menjadi 2 yaitu :

Ø  Ascending (pengurutan dari karakter / angka kecil ke karakter / angka besar)
Ø  Descending (pengurutan dari karakter / angka besar ke karakter / angka kecil)

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk melakukan proses pengurutan dari paling tinggi ke paling rendah atau sebaliknya. Untuk masalah pengurutan pada array kita tidak dapat langsung menukar isi dari variabel yang ada, tetapi menggunakan metode penukaran (swap).

BAB VI : Linked List

Konsep dasar struktur data dinamis adalah alokasi memori yang dilakukan secara dinamis. Pada konsep ini, terdapat suatu struktur yang disebut dengan struktur referensi diri (self-referential structure), mempunyai anggota pointer yang menunjuk ke struktur yang sama dengan dirinya sendiri.

Struktur data dinamis sederhana dapat dibagi menjadi empat jenis, yaitu :
  1. Linked list
  2. Stack
  3. Queue
  4. Binary tree


BAB VII : Stack (Tumpukan)

Stack merupakan bentuk khusus dari suatu struktur data, dimana node yang ditambahkan ke dalam list dan diambil dari list hanya pada kepalanya, atau dengan prinsip pengolahannya adalah last-in first-out (LIFO). Pada struktur ini hanya ada dua fungsi utama, yaitu push (memasukkan node ke dalam stack), dan pop (mengambil node dari stack).

Pengertian Tumpukan

Secara sederhana tumpukan bisa diartikan sebagai kumpulan data yang seolah-olah diletakkan di atas data yang lain. Dalam suatu tumpukan akan dapat dilakukan operasi penambahan (penyisipan) dan pengambilan (penghapusan) data melalui ujung yang sama, ujung ini merupakan ujung atas tumpukan.


BAB VIII Queue (Antrian)

Queue (Antrian) adalah suatu kumpulan data yang penambahan elemennya hanya bisa dilakukan pada suatu ujung (disebut dengan sisi belakang atau rear), dan penghapusan atau pengambilan elemen dilakukan lewat ujung yang lain (disebut dengan sisi depan atau front)

Jika pada tumpukan dikenal dengan menggunakan prinsip LIFO (Last In First Out), maka pada antrian prinsip yang digunakan adalah FIFO (First In First Out).

BAB IX : Tree (Pohon)

Struktur pada tree (pohon) tidak linear seperti pada struktur linked list, stack, dan queue. Setiap node pada tree mempunyai tingkatan, yaitu orang tua (parent) dan anak (child). Struktur ini sebenarnya merupakan bentuk khusus dari struktur tree yang lebih umum, setiap orang tua hanya memiliki dua anak sehingga disebut pohon biner (binary tree), yaitu anak kiri dan anak kanan.
 ISTILAH DASAR
Tree merupakan salah satu bentuk struktur data tidak linear yang menggambarkan hubungan yang bersifat hirarkis (hubungan one to many) antara elemen-elemen. Tree dapat didefinisikan sebagai kumpulan simpul/node dengan satu elemen khusus yang disebut root dan node, disebut sub tree/sub pohon atau cabang.
Sehingga secara sederhana pohon bisa didefinisikan sebagai kumpulan elemen yang salah satu elemennya disebut dengan akar (root) dan elemen yang lainnya (simpul), terpecah menjadi sejumlah himpunan yang saling tidak berhubungan satu dengan yang lainnya.
  •  Predecessor     :     node yang berada di atas node tertentu 
  • Successor        :     node yang dibawah node tertentu
  • Ancestor          :     seluruh node yang terletak sebelum node tertentu dan terletak sesudah pada jalur yang sama 
  • Descendant     :     seluruh node yang terletak sesudah node tertentu dan terletak sesudah pada jalur yang sama
  •   Parent            :     predecessor satu level diatas suatu node
  • Child               :     successor satu level dibawah suatu node
  • Sibling             :     node-node yang memiliki parent yang sama dengan suatu node
  • Subtree            :     bagian dari tree yang berupa suatu node beserta descendantnya dan memiliki semua karakteristik dari tree tersebut
  • Size                 :     banyaknya node dalam suatu tree
  • Height             :     banyaknya tingkatan/level dalam suatu tree
  • Root                :     satu-satunya node khusus dalam tree yang tidak mempunyai predecessor
  • Leaf                 :     node-node dalam tree yang tidak memiliki successor
  • Degree             :     banyaknya child yang dimiliki suatu node


 Tags : Struktur Data, Bahasa C, Praktikum